You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260903 WA0080
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Gagasan Mahasiswa Penting untuk Bangun Kebijakan Udara Bersih

Bicara Udara menggelar Clean Air Policy Competition di Lantai 22, Ruang Elang Bondol, Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Kamis (3/9).

"Kita senang dengan kompetisi seperti ini,"

Kompetisi penyusunan rekomendasi kebijakan terkait penanganan polusi udara ini diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Peserta antara lain berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), Politeknik Keuangan Negara STAN, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Santo Borromeus, hingga Politeknik Caltex Riau (PCR).

Pemprov DKI Lakukan OMC Tekan Polusi Udara hingga 23 Persen

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andriano mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang positif bagi mahasiswa ikut menyumbangkan gagasan sekaligus meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap persoalan kualitas udara.

"Pandangan kita sangat senang dengan adanya kompetisi seperti ini. Masyarakat luas, termasuk anak-anak muda, jadi peduli terhadap regulasi apa yang sebenarnya paling tepat agar pemerintah bisa membuat kebijakan mengenai clean air," ujar Wibi.

Ia berharap, gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan peserta dapat menjadi masukan bagi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun Pemprov DKI Jakarta dalam merumuskan kebijakan penanganan polusi udara.

"Dengan adanya kompetisi ini, mudah-mudahan menjadi sumbangsih berharga buat eksekutif, baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mengenai apa yang bisa kita lakukan ke depan," jelasnya.

Wibi menilai, persoalan polusi udara semakin serius dan membutuhkan penanganan bersama. Selain sumber polusi perkotaan, ancaman kebakaran hutan juga dapat memperburuk kualitas udara.

Sebab itu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang tidak hanya menjawab persoalan saat ini, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan bagi generasi mendatang.

"Sehingga kita harus memberikan satu warisan, legacy, kepada our next generation, kepada anak-anak kita ke depan. Sebenarnya apa sih warisan yang bisa kita berikan kepada mereka? Bukan harta benda, tetapi udara yang bersih," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5492 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1948 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1923 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1893 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1698 personAnita Karyati